• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Yuan Naik Ugal-ugalan, Bank BUMN China Ramai-Ramai Borong Dolar

Yuan Naik Ugal-ugalan, Bank BUMN China Ramai-Ramai Borong Dolar

December 4, 2025
Mengekor Wall Street, Bursa Asia Dibuka Melemah

Mengekor Wall Street, Bursa Asia Dibuka Melemah

October 23, 2026
BRI (BBRI) Umumkan Lanjut Buyback Saham, Siapkan Rp1 Triliun

BRI (BBRI) Umumkan Lanjut Buyback Saham, Siapkan Rp1 Triliun

October 23, 2026
Kami Jaga Fiskal, BI Urus Moneter

Kami Jaga Fiskal, BI Urus Moneter

October 23, 2026
IHSG Ditutup Menguat, 10 Saham Ini Diborong Asing

IHSG Ditutup Menguat, 10 Saham Ini Diborong Asing

October 23, 2026
IHSG Parkir di Zona Hijau, Tapi 10 Saham Ini Dibuang Asing

IHSG Parkir di Zona Hijau, Tapi 10 Saham Ini Dibuang Asing

October 23, 2026
SBN Ritel Bidik Rp141 T Tahun Ini, ST017 Jadi Kesempatan Terakhir

SBN Ritel Bidik Rp141 T Tahun Ini, ST017 Jadi Kesempatan Terakhir

October 22, 2026
BYAN Ungkap soal Transaksi Saham, BEI Soroti Harga Jual ke Haji Isam

BYAN Ungkap soal Transaksi Saham, BEI Soroti Harga Jual ke Haji Isam

October 22, 2026
BEI Kembali Kategorikan FILM Sebagai Saham HSC

BEI Kembali Kategorikan FILM Sebagai Saham HSC

October 22, 2026
BMRI Dongkrak Kinerja Lewat Ekosistem Digital dan Kualitas Layanan

BMRI Dongkrak Kinerja Lewat Ekosistem Digital dan Kualitas Layanan

October 22, 2026
OJK Ungkap Minat IPO Tidak Turun, Ada Bank Ngantre di Pipeline

OJK Ungkap Minat IPO Tidak Turun, Ada Bank Ngantre di Pipeline

October 22, 2026
Kemenkeu Tanggapi Efek MSCI: Ekonomi RI Tetap Kuat!

Kemenkeu Tanggapi Efek MSCI: Ekonomi RI Tetap Kuat!

October 22, 2026
Racikan Jamu BI di Tengah Gejolak Global

Racikan Jamu BI di Tengah Gejolak Global

October 22, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 23, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Yuan Naik Ugal-ugalan, Bank BUMN China Ramai-Ramai Borong Dolar

11 months ago
in Lifestyle
Yuan Naik Ugal-ugalan, Bank BUMN China Ramai-Ramai Borong Dolar
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank-bank BUMN besar di China dilaporkan membeli dolar dalam jumlah besar di pasar spot domestik minggu ini. Langkah ini dilakukan untuk menahan laju penguatan yuan.

Menurut para sumber, pembelian valuta asing ini terjadi saat yuan melonjak ke level tertinggi dalam 14 bulan pada Rabu lalu. Berbeda dari strategi biasa, mereka tidak mendaur ulang dolar ke pasar swap, indikasi bahwa tujuan utamanya adalah memperketat likuiditas dolar dan membuat taruhan jangka panjang terhadap yuan menjadi lebih mahal.

“Langkah ini kemungkinan bertujuan untuk memperketat likuiditas dolar dan dengan demikian meningkatkan biaya taruhan jangka panjang yuan,” ujar seorang sumber pasar, seperti dikutip Reuters, Kamis (4/12/2025).

Sejak itu, suku bunga swap dolar/yuan back-end turun, mencerminkan negatifnya carry dari kepemilikan yuan. Menurut sumber, langkah bank-bank negara tersebut ditujukan untuk “memoderasi laju reli yuan,” bukan membalikkan tren kenaikan, sehingga apresiasi yuan bisa lebih bertahap.

Semua sumber meminta tidak disebutkan namanya karena tidak berwenang berbicara untuk publik.

Penguatan yuan sendiri makin sulit dipertahankan karena imbal hasil yuan jauh lebih rendah dibanding dolar, sehingga keuntungan nilai tukar sering tertutup oleh selisih bunga.

Mata uang China itu telah menguat sekitar 3,3% terhadap dolar tahun ini, dan berada di jalur apresiasi tahunan terbesar sejak pandemi 2020. Menurut sumber, penerapan titik tengah perdagangan harian yuan yang ditetapkan lebih kuat dari ekspektasi pasar, yang kemungkinan atas persetujuan diam-diam otoritas, telah membantu penguatan ini.

Strategi halus yang diterapkan bank-bank negara tampak bertujuan agar yuan naik secara bertahap, menghindari lonjakan mendadak yang bisa memancing eksportir membeli yuan dan mengganggu stabilitas.

Pembelian dolar pada Kamis ini juga menyeret yuan turun dari level tertingginya dalam 14 bulan, hingga melemah sekitar 0,1% ke kisaran 7,0694 per dolar.

 

(luc/luc)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mengekor Wall Street, Bursa Asia Dibuka Melemah

Mengekor Wall Street, Bursa Asia Dibuka Melemah

October 23, 2026
BRI (BBRI) Umumkan Lanjut Buyback Saham, Siapkan Rp1 Triliun

BRI (BBRI) Umumkan Lanjut Buyback Saham, Siapkan Rp1 Triliun

October 23, 2026
Kami Jaga Fiskal, BI Urus Moneter

Kami Jaga Fiskal, BI Urus Moneter

October 23, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .