• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Jaga Independensi, DPR Buka Opsi Pungutan OJK dari Surplus BI & LPS

Jaga Independensi, DPR Buka Opsi Pungutan OJK dari Surplus BI & LPS

April 7, 2026
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 T di Mei 2026

Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 T di Mei 2026

July 7, 2026
Kredit per Mei 2026 Naik 11,51%, Bank BUMN Jadi Motor Penggerak Utama

Kredit per Mei 2026 Naik 11,51%, Bank BUMN Jadi Motor Penggerak Utama

July 7, 2026
26 Asuransi Syariah Spin Off, 15 Perusahaan Bakal Merger

26 Asuransi Syariah Spin Off, 15 Perusahaan Bakal Merger

July 7, 2026
IHSG Anjlok 34,74%, Investor Pasar Modal Malah Tembus 28,96 Juta

IHSG Anjlok 34,74%, Investor Pasar Modal Malah Tembus 28,96 Juta

July 7, 2026
OJK Minta Toyota Astra Financial Evaluasi Total Penagihan

OJK Minta Toyota Astra Financial Evaluasi Total Penagihan

July 7, 2026
Jadi Fondasi Masa Depan, Kebijakan Hilirisasi Untungkan Bisnis Antam

Jadi Fondasi Masa Depan, Kebijakan Hilirisasi Untungkan Bisnis Antam

July 7, 2026
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun Jadi Rp17.975

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun Jadi Rp17.975

July 7, 2026
Breaking News! IHSG Tiba-Tiba Melesat 1%

Breaking News! IHSG Tiba-Tiba Melesat 1%

July 7, 2026
OJK Spill Jumlah Asuransi, Reasuransi dan Dapen yang Modalnya Cukup

OJK Spill Jumlah Asuransi, Reasuransi dan Dapen yang Modalnya Cukup

July 7, 2026
OJK Sebut IHSG Fase Konsolidasi, Anjlok 34,7% Sepanjang Tahun Ini

OJK Sebut IHSG Fase Konsolidasi, Anjlok 34,7% Sepanjang Tahun Ini

July 7, 2026
Perry Ungkap Skema ‘Win-Win’, BI Naikkan Bunga Simpanan Pemerintah

Perry Ungkap Skema ‘Win-Win’, BI Naikkan Bunga Simpanan Pemerintah

July 7, 2026
Judol Makin Marak, Bos OJK Ungkap Indikasinya

Judol Makin Marak, Bos OJK Ungkap Indikasinya

July 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 7, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Jaga Independensi, DPR Buka Opsi Pungutan OJK dari Surplus BI & LPS

3 months ago
in ENTREPRENEUR
Jaga Independensi, DPR Buka Opsi Pungutan OJK dari Surplus BI & LPS
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sedang mempertimbangkan penghapusan pungutan pelaku jasa keuangan yang menjadi sumber pendanaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro mengatakan, wacana tersebut untuk menghindari adanya konflik kepentingan pada peran lembaga tersebut.

“Nah ketika undang-undang OJK itu tersendiri, kita harapkan OJK itu punya independensi lah. Masa dia yang mengawasi, dia juga yang mungut? Nah independensinya tidak ada di situ kita lihat. Artinya syarat dengan kepentingan,” ujarnya saat ditemui di gedung DPR RI Jakarta, dikutip Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, pungutan yang diambil dari perusahaan-perusahaan jasa keuangan yang diawasi dapat mengganggu independensi OJK selaku pengawas industri jasa keuangan.

“Kalau dia mungut entitas A, dia mungut bank, dia mungut asuransi, dia mungut entitas yang lain, pasti ada kepentingan dibalik itu. Sehingga OJK tidak ada independensi dengan pelaku-pelaku industri jasa keuangan,” tuturnya.

Ia menyebut, opsi lainnya yang akan menjadi sumber pendanaan OJK berasal dati surplus Bank Indonesia (BI) dan surplus Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Nah ide kawan-kawan itu, misalnya kita tawarkan bagaimana idenya kalau pungutannya diambil dari surplus BI dan surplus LPS. Surplus BI kan kurang lebih Rp78 triliun, surplus LPS kurang lebih Rp 42 triliun. Jadi kalau itu digabung sudah hampir Rp 115 hingga Rp 120 triliun,” ungkapnya.

Ia menyebut, selama ini anggaran surplus tersebut masuk ke ABBN, yang sifatnya PNBP. Namun, hal itu dapat menimbulkan problematik bagi sektor-sektor lain.

“Tapi kita sudah tahu seandainya nanti dalam perjalanan pembiayaan sumber pendanaan OJK benar-benar dari surplus BI dan LPS, itu kita berharap lembaga ini independen. Tapi ini kan baru wacana,” tuturnya.

Wacana tersebut belum terputuskan di dalam rapat kerja panja.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, dalam menjalankan fungsi dan peran OJK membutugkan anggaran yang cukup besar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk pengembangan IT, sistem, dan berbagai program-program yang sangat penting untuk sektor jasa keuangan.

“Selama ini kan memang belum leluasa dilakukan karena sangat keterbatasan anggaran. Jadi ke depan kami melihat ya, kami menghormati berbagai wacana yang ada tapi intinya ya itu nanti keputusannya kan bukan di kami ya,” ujarnya.

OJK mendukung keputusan terbaik agar dapat menjalankan operasional lembaga. “Misalnya kayak gedung aja kita kan belum punya dan lain-lain, tapi itu pun untuk yang fisik kita masih bisa. Saat ini tidak jadi fokus kami. Tapi untuk yang operasional, untuk pengawasan, pengaturan dan lain-lain itu pun masih sangat terbatas,” imbuhnya.

“Jadi dibilang independen itu dalam format bagaimana kita secara pengaturan, pengawasan dan lain-lain, tapi kita tidak boleh berdiri di luar kepentingan masyarakat bernegara. Jadi saya rasa kita harus sama-sama,” tutupnya.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 T di Mei 2026

Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 T di Mei 2026

July 7, 2026
Kredit per Mei 2026 Naik 11,51%, Bank BUMN Jadi Motor Penggerak Utama

Kredit per Mei 2026 Naik 11,51%, Bank BUMN Jadi Motor Penggerak Utama

July 7, 2026
26 Asuransi Syariah Spin Off, 15 Perusahaan Bakal Merger

26 Asuransi Syariah Spin Off, 15 Perusahaan Bakal Merger

July 7, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .