• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Dunia Koreksi, Ada Faktor Donald Trump

Harga Minyak Dunia Koreksi, Ada Faktor Donald Trump

July 4, 2025
Jurus Habibie Sukses Turunkan Dolar dari Rp 16.000 ke Rp 6.550

Jurus Habibie Sukses Turunkan Dolar dari Rp 16.000 ke Rp 6.550

May 17, 2026
Warga AS Menyesal Soal Tabungan, Kok Bisa?

Warga AS Menyesal Soal Tabungan, Kok Bisa?

May 17, 2026
Canda Prabowo Soal Dolar, Sebut Purbaya hingga Titiek Soeharto

Canda Prabowo Soal Dolar, Sebut Purbaya hingga Titiek Soeharto

May 17, 2026
Ekonom Ungkap Nasib Rupiah Jika Perang Sampai Akhir Tahun 2026

Ekonom Ungkap Nasib Rupiah Jika Perang Sampai Akhir Tahun 2026

May 17, 2026
Digitalisasi Masif! OJK Buka-bukaan Nasib Karyawan Bank

Digitalisasi Masif! OJK Buka-bukaan Nasib Karyawan Bank

May 17, 2026
Video; Dihantam Isu MSCI & Perang, Saham Sektor Mana Yang Bisa Cuan?

Video; Dihantam Isu MSCI & Perang, Saham Sektor Mana Yang Bisa Cuan?

May 17, 2026
Kisah Rakesh Jhunjhunwala, Sukses Ubah Rp975 Ribu Jadi Rp94 Triliun

Kisah Rakesh Jhunjhunwala, Sukses Ubah Rp975 Ribu Jadi Rp94 Triliun

May 17, 2026
Dosen Matematika Jadi Kaya Raya Usai Praktekan Ilmunya di Investasi

Dosen Matematika Jadi Kaya Raya Usai Praktekan Ilmunya di Investasi

May 17, 2026
Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, BNI Terbaru, Berlaku 17 Mei 2026

Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, BNI Terbaru, Berlaku 17 Mei 2026

May 17, 2026
Benarkah Tuyul Tak Bisa Curi Uang di Bank? Ini Penjelasannya

Benarkah Tuyul Tak Bisa Curi Uang di Bank? Ini Penjelasannya

May 16, 2026
Mulanya Jualan Kembang Api, Sosok Ini Sekarang Jadi Raja Rokok RI

Mulanya Jualan Kembang Api, Sosok Ini Sekarang Jadi Raja Rokok RI

May 16, 2026
Dulu Calo Tiket di Bandara, Sosok Ini Sekarang Pemilik Lion Air

Dulu Calo Tiket di Bandara, Sosok Ini Sekarang Pemilik Lion Air

May 16, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, May 17, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Harga Minyak Dunia Koreksi, Ada Faktor Donald Trump

11 months ago
in News
Harga Minyak Dunia Koreksi, Ada Faktor Donald Trump
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta,CNBC Indonesia – Harga minyak global bergerak tipis pada perdagangan Jumat pagi (4/7/2025), di tengah sentimen pasar yang cenderung hati-hati menghadapi data ekonomi Amerika Serikat (AS) serta bayang-bayang kebijakan dagang Presiden Donald Trump.

Minimnya aktivitas juga dipengaruhi libur Hari Kemerdekaan AS, yang membuat volume perdagangan cenderung sepi.Mengacu data Refinitiv pukul 10.15 WIB, harga minyak mentah Brent kontrak September 2025 ditutup turun ke US$ 68,48 per barel, dari sebelumnya US$ 68,80.

Harga tertingginya menyentuh US$ 68,89 dan sempat menyentuh titik terendah di US$ 68,42. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) kontrak Agustus 2025 turun tipis ke US$ 66,78 per barel dari posisi sebelumnya US$ 67,03.

Pasar mencerna laporan ketenagakerjaan AS terbaru yang menunjukkan ketahanan ekonomi. Sebanyak 147.000 pekerjaan baru tercipta sepanjang Juni, sementara tingkat pengangguran menurun ke level 4,1%.

Data ini memperkuat spekulasi bahwa The Federal Reserve akan menahan suku bunga lebih lama guna menjaga stabilitas inflasi, meskipun tekanan dari sektor konsumsi mulai mereda.Namun, sorotan utama bukan hanya dari bank sentral.

Presiden Donald Trump kembali memicu ketegangan dengan menyatakan akan mulai mengirim surat pemberitahuan tarif kepada 10 negara mitra dagang besar. Tarif berkisar antara 20%-30% dan akan diberlakukan usai masa penangguhan 90 hari berakhir pada 9 Juli.

Belum ada kepastian dari pihak Uni Eropa maupun Jepang terkait respons terhadap ancaman ini.Di sisi pasokan global, OPEC+ diperkirakan akan menaikkan produksi sebesar 411.000 barel per hari mulai Agustus, sebagai bagian dari strategi untuk merebut kembali pangsa pasar yang terkikis.

Kabar ini bersumber dari empat pejabat OPEC+ yang terlibat dalam diskusi internal. Langkah tersebut bisa menambah tekanan ke pasar, meski efeknya belum terasa signifikan dalam jangka pendek.

Sementara itu, AS juga memperketat sanksi terhadap jaringan penyelundupan minyak Iran yang diduga menyamar sebagai minyak Irak, serta terhadap lembaga-lembaga keuangan yang terkait dengan Hizbullah.

Ketegangan geopolitik ini tetap menjadi variabel liar yang dapat memicu lonjakan harga sewaktu-waktu.Dengan berbagai sentimen yang saling tarik-menarik, investor kini menunggu arah yang lebih jelas, baik dari kebijakan The Fed maupun kepastian manuver dagang AS. Hingga saat ini, harga minyak masih bergerak dalam kisaran terbatas, mencerminkan kehati-hatian pelaku pasar global.

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Harga Minyak Mentah Naik, Terdampak Kebijakan Tarif Baru Trump




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Jurus Habibie Sukses Turunkan Dolar dari Rp 16.000 ke Rp 6.550

Jurus Habibie Sukses Turunkan Dolar dari Rp 16.000 ke Rp 6.550

May 17, 2026
Warga AS Menyesal Soal Tabungan, Kok Bisa?

Warga AS Menyesal Soal Tabungan, Kok Bisa?

May 17, 2026
Canda Prabowo Soal Dolar, Sebut Purbaya hingga Titiek Soeharto

Canda Prabowo Soal Dolar, Sebut Purbaya hingga Titiek Soeharto

May 17, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .