• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bunga Deposito Naik Lagi, Bankir Ungkap Alasannya

Bunga Deposito Naik Lagi, Bankir Ungkap Alasannya

January 14, 2026
Ekonom Bank Permata Bilang Rupiah Sulit ke Rp16.000/US$, Ini Alasannya

Ekonom Bank Permata Bilang Rupiah Sulit ke Rp16.000/US$, Ini Alasannya

May 25, 2026
Jangan Tergiur! Aplikasi Penghasil Uang Ini Diduga Investasi Bodong

Jangan Tergiur! Aplikasi Penghasil Uang Ini Diduga Investasi Bodong

May 25, 2026
Harga Minyak Ambruk! Pasar Yakin AS-Iran Segera Damai

Harga Minyak Ambruk! Pasar Yakin AS-Iran Segera Damai

May 25, 2026
Transaksi Jumbo! BTN Akuisisi Portofolio Kredit Rp19,9 T dari SMBC

Transaksi Jumbo! BTN Akuisisi Portofolio Kredit Rp19,9 T dari SMBC

May 25, 2026
Sentimen Domestik Dorong Aksi Jual,IHSG & Rupiah Lanjut Melemah

Sentimen Domestik Dorong Aksi Jual,IHSG & Rupiah Lanjut Melemah

May 25, 2026
Janji Bereskan Pinjol, Uang Malah Hilang

Janji Bereskan Pinjol, Uang Malah Hilang

May 25, 2026
Beli Tanah di Bogor, Orang Jakarta Kaya 3 Turunan

Beli Tanah di Bogor, Orang Jakarta Kaya 3 Turunan

May 25, 2026
Dolar Rp 17.600, Misbakhun Ungkap Tak Ada Bank Gagal Bayar

Dolar Rp 17.600, Misbakhun Ungkap Tak Ada Bank Gagal Bayar

May 25, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690

Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690

May 25, 2026
Breaking News! IHSG Dibuka Naik 1%

Breaking News! IHSG Dibuka Naik 1%

May 25, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek TINS hingga DEWA

Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek TINS hingga DEWA

May 25, 2026
Bos GOTO Temui Seskab Teddy, Ada Apa?

Bos GOTO Temui Seskab Teddy, Ada Apa?

May 25, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, May 25, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Bunga Deposito Naik Lagi, Bankir Ungkap Alasannya

4 months ago
in ENTREPRENEUR
Bunga Deposito Naik Lagi, Bankir Ungkap Alasannya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Suku bunga deposito perbankan terpantau masih melebihi tingkat bunga penjaminan (TBP) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Padahal, sebelumnya rata-rata suku bunga deposito perbankan sempat berada di bawah TBP pada awal tahun hingga sebelum kuartal terakhir 2025.

Melihat grafik dari data perkembangan suku bunga LPS, nampak bahwa kurva rata-rata suku bunga deposito 1 bulan terus berada di bawah TBP LPS hingga bulan Agustus 2025. Sementara itu, rata-rata suku bunga deposito 3 bulan memiliki rentang tipis dengan kurva TBP LPS hingga Juni 2025, kemudian konsisten berada di atas TBP LPS yang diturunkan sebanyak 3 kali sepanjang tahun lalu.

Adapun TBP bank umum rupiah saat ini berada di tingkat 3,5%. Sebagai informasi, TBP akan menjadi patokan bank untuk mematok besaran bunga deposito, karena bunga yang lebih tinggi dari TBP tidak akan dijamin oleh LPS.

Ketua Dewan Komisioner (DK) LPS, Anggito Abimanyu pada 2 Januari lalu bahwa sekitar 30% dari industri perbankan masih mematok bunga simpanan di atas TBP bank umum rupiah.

Menurut para bankir, kondisi ini terjadi karena adanya kenaikan persaingan likuiditas jelang akhir tahun. Hal itu disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan likuiditas.

Direktur Kepatuhan PT Bank Oke Indonesia Tbk. (DNAR) Efdinal Alamsyah mengatakan faktor itu membuat beberapa bank agresif menarik dana pihak ketiga (DPK). Selain itu, penyebab bunga deposito kembali tinggi adalah adanya ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga yang tetap tinggi.

“Ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga yang cenderung tetap tinggi membuat bank mempertahankan pricing dana yang lebih menarik,” ujar Efdinal saat dihubungi CNBC Indonesia, Rabu (14/1/2026).

Untuk OK Bank, ia mengatakan posisi likuiditasnya masih terjaga. Maka, penetapan suku bunga deposito tetap dilakukan secara hati-hati dan disesuaikan dengan kebutuhan funding bank.

Senada, Direktur Utama PT KB Bank Indonesia Tbk. (BBKP), Kunardy Darma Lie mengatakan faktor utama dari bunga deposito tinggi adalah dinamika persaingan likuiditas di industri perbankan serta kebutuhan masing-masing bank dalam menjaga stabilitas DPK.

Bahkan, ia mengakui KB Bank masih tetap menyesuaikan bunga deposito yang kompetitif dan sejalan dengan kondisi pasar. Meskipun bank itu telah menurunkan suku bunga deposito tenor pendek.

“Di KB Bank sendiri, kami telah melakukan penyesuaian dengan menurunkan suku bunga deposito tenor pendek, namun tetap menjaga tingkat suku bunga yang kompetitif dan sejalan dengan kondisi pasar,” kata Kunardy saat dihubungi CNBC Indonesia, Rabu (14/1/2026).

Ia kemudian menjelaskan bahwa penurunan total dana deposito yang sempat terjadi di KB Bank lebih disebabkan oleh kebutuhan operasional nasabah menjelang akhir tahun.

Untuk tahun ini, Kunardy melihat ada ruang bagi penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI), serta peluang bahwa suku bunga deposito juga akan bergerak turun secara bertahap.

“Dengan demikian, kenaikan suku bunga deposito yang terjadi saat ini bersifat jangka pendek dan kompetitif, bukan mencerminkan perubahan fundamental,” tutur Kunardy.

Terpisah, Kepala Riset Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan juga mengamini hal yang diutarakan para bankir. Karena faktor itulah, perbankan perlu menawarkan bunga deposito yang lebih atraktif bagi para nasabah.

“Yang membuat bunga deposito bank lebih tinggi dari bunga penjaminan LPS adalah bagaimana persaingan untuk mendapatkan dana pihak ketiga melalui deposito masih ketat sehingga bank perlu menawarkan rate yang lebih menarik,” pungkas Trioksa saat dihubungi CNBC Indonesia, Rabu (14/1/2026).

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ekonom Bank Permata Bilang Rupiah Sulit ke Rp16.000/US$, Ini Alasannya

Ekonom Bank Permata Bilang Rupiah Sulit ke Rp16.000/US$, Ini Alasannya

May 25, 2026
Jangan Tergiur! Aplikasi Penghasil Uang Ini Diduga Investasi Bodong

Jangan Tergiur! Aplikasi Penghasil Uang Ini Diduga Investasi Bodong

May 25, 2026
Harga Minyak Ambruk! Pasar Yakin AS-Iran Segera Damai

Harga Minyak Ambruk! Pasar Yakin AS-Iran Segera Damai

May 25, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .