• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Groundbreaking Proyek Pengganti LPG Februari 2026

Groundbreaking Proyek Pengganti LPG Februari 2026

January 14, 2026
Ekonom Bank Permata Bilang Rupiah Sulit ke Rp16.000/US$, Ini Alasannya

Ekonom Bank Permata Bilang Rupiah Sulit ke Rp16.000/US$, Ini Alasannya

May 25, 2026
Jangan Tergiur! Aplikasi Penghasil Uang Ini Diduga Investasi Bodong

Jangan Tergiur! Aplikasi Penghasil Uang Ini Diduga Investasi Bodong

May 25, 2026
Harga Minyak Ambruk! Pasar Yakin AS-Iran Segera Damai

Harga Minyak Ambruk! Pasar Yakin AS-Iran Segera Damai

May 25, 2026
Transaksi Jumbo! BTN Akuisisi Portofolio Kredit Rp19,9 T dari SMBC

Transaksi Jumbo! BTN Akuisisi Portofolio Kredit Rp19,9 T dari SMBC

May 25, 2026
Sentimen Domestik Dorong Aksi Jual,IHSG & Rupiah Lanjut Melemah

Sentimen Domestik Dorong Aksi Jual,IHSG & Rupiah Lanjut Melemah

May 25, 2026
Janji Bereskan Pinjol, Uang Malah Hilang

Janji Bereskan Pinjol, Uang Malah Hilang

May 25, 2026
Beli Tanah di Bogor, Orang Jakarta Kaya 3 Turunan

Beli Tanah di Bogor, Orang Jakarta Kaya 3 Turunan

May 25, 2026
Dolar Rp 17.600, Misbakhun Ungkap Tak Ada Bank Gagal Bayar

Dolar Rp 17.600, Misbakhun Ungkap Tak Ada Bank Gagal Bayar

May 25, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690

Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690

May 25, 2026
Breaking News! IHSG Dibuka Naik 1%

Breaking News! IHSG Dibuka Naik 1%

May 25, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek TINS hingga DEWA

Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek TINS hingga DEWA

May 25, 2026
Bos GOTO Temui Seskab Teddy, Ada Apa?

Bos GOTO Temui Seskab Teddy, Ada Apa?

May 25, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, May 25, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Groundbreaking Proyek Pengganti LPG Februari 2026

4 months ago
in News
Groundbreaking Proyek Pengganti LPG Februari 2026
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mengungkapkan, proyek pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG) melalui hilirisasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) akan dilakukan Groundbreaking pada Februari 2026.

“Kalau ga salah Februari deh,” kata Chief Executive Officer Danantara Rosan Roeslani ketika ditanya terkait groundbreaking proyek DME saat ditemui di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Rosan mengungkapkan, terkait teknologinya telah dianalisa oleh Chief Technology Officer (CTO) Danantara Sigit Puji Santosa. “Itu kita… dianalisa oleh Chief Technology Officer kita Pak Sigit, kita baru mau meeting hari ini,” umgkapnya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia sempat menyampaikan, bahwa proyek DME cukup penting mengingat Indonesia masih sangat bergantung pada impor LPG.

Setidaknya, konsumsi LPG RI mencapai 10 juta ton per tahun sementara kapasitas produksi domestik hanya sekitar 1,6 juta ton.

Bahlil mengakui untuk membangun pabrik LPG dalam negeri tak mudah. Alasannya, LPG membutuhkan bahan baku gas yang mempunyai kandungan campuran Propane (C3) dan Butane (C4), sementara cadangan gas nasional didominasi oleh C1 dan C2.

“Sementara gas kita itu lebih banyak di C1, C2 Mau tidak mau harus ada substitusi impor Nah caranya adalah memanfaatkan batu bara low kalori untuk DME Itu bisa dipakai untuk mengganti LPG,” ujarnya.

Belum lama ini, PT Pertamina (Persero) bersama dengan Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) melakukan penandatanganan kesepakatan strategis untuk pengembangan teknologi gasifikasi batu bara untuk menghasilkan DME sebagai substitusi LPG.

Dalam kerja sama ini, Pertamina berperan sebagai offtaker sekaligus agregator infrastruktur distribusi. Dengan jaringan distribusi yang luas, Pertamina diharapkan dapat memastikan produk hasil hilirisasi batu bara, seperti DME, SNG, dan metanol, terserap dan terdistribusi secara efektif ke masyarakat maupun sektor industri sebagai pengganti energi berbasis impor.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menyebut kolaborasi tersebut sebagai tonggak penting bagi kedaulatan energi Indonesia. Ia menegaskan komitmen Pertamina untuk mengoptimalkan infrastruktur yang dimiliki dalam mendukung program hilirisasi bersama MIND ID.

“Sebagai tulang punggung energi nasional, kami berkomitmen mengoptimalkan infrastruktur distribusi Pertamina untuk mendukung hilirisasi ini melalui kerja sama dengan MIND ID. Ini adalah langkah nyata dalam mengurangi ketergantungan pada impor LPG dan memastikan energi yang lebih terjangkau tersedia bagi rakyat, sejalan dengan target swasembada energi pemerintah,” kata Simon, dikutip Rabu (14/1/2026).

Sementara itu, Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyatakan kerja sama dengan Pertamina merupakan bagian dari strategi memperkuat struktur industri nasional melalui pengembangan rantai nilai mineral, batu bara, dan energi di dalam negeri.

“Melalui kerja sama dengan Pertamina, MIND ID berkomitmen mendorong hilirisasi yang memberikan nilai tambah ekonomi, mengurangi ketergantungan impor, meningkatkan daya saing, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat ketahanan energi nasional dalam jangka panjang,” ujar Maroef.

Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan konsumsi LPG nasional diproyeksikan mencapai 10 juta metrik ton pada 2026. Sementara itu, kapasitas produksi LPG domestik saat ini baru berada di kisaran 1,3 hingga 1,4 juta metrik ton.

Melalui sinergi Pertamina dan MIND ID dalam pengembangan teknologi Coal to DME dan Coal to SNG, pemerintah menilai terdapat peluang strategis untuk menutup defisit pasokan LPG dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya batu bara dalam negeri. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan dan kemandirian sektor energi nasional.

Selain itu, Pertamina menegaskan komitmennya sebagai perusahaan pemimpin transisi energi dengan terus mendukung target Net Zero Emission pada 2060 serta menjalankan program-program yang berkontribusi langsung terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ekonom Bank Permata Bilang Rupiah Sulit ke Rp16.000/US$, Ini Alasannya

Ekonom Bank Permata Bilang Rupiah Sulit ke Rp16.000/US$, Ini Alasannya

May 25, 2026
Jangan Tergiur! Aplikasi Penghasil Uang Ini Diduga Investasi Bodong

Jangan Tergiur! Aplikasi Penghasil Uang Ini Diduga Investasi Bodong

May 25, 2026
Harga Minyak Ambruk! Pasar Yakin AS-Iran Segera Damai

Harga Minyak Ambruk! Pasar Yakin AS-Iran Segera Damai

May 25, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .