• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Investor Cemas Soal AI, Pasar Asia Tertekan Pagi Ini

Investor Cemas Soal AI, Pasar Asia Tertekan Pagi Ini

February 13, 2026
Kredit Ngebut, DPK Tertinggal! BI Turunkan Setoran Wajib Bank

Kredit Ngebut, DPK Tertinggal! BI Turunkan Setoran Wajib Bank

October 23, 2026
Disorot Singapura Soal Kabut Asap, Ini Hubungan Bisnis TBLA dengan PML

Disorot Singapura Soal Kabut Asap, Ini Hubungan Bisnis TBLA dengan PML

October 23, 2026
IHSG Menguat Tapi Asing Terus Keluar, Efek Danantara?

IHSG Menguat Tapi Asing Terus Keluar, Efek Danantara?

October 23, 2026
BEI Ubah Kriteria Evaluasi IHSG, Ini Perbandingan yang Baru dan Lama

BEI Ubah Kriteria Evaluasi IHSG, Ini Perbandingan yang Baru dan Lama

October 23, 2026
OJK Ancam Pelaku Pasar Modal, Denda Manipulasi Saham Tembus Rp2,23 T

OJK Ancam Pelaku Pasar Modal, Denda Manipulasi Saham Tembus Rp2,23 T

October 23, 2026
MSCI Bikin Cemas, Danantara Punya Kabar Baik soal Emiten RI

MSCI Bikin Cemas, Danantara Punya Kabar Baik soal Emiten RI

October 23, 2026
Airlangga Buka Suara soal MSCI, Soroti Free Float 15% & Demutualisasi

Airlangga Buka Suara soal MSCI, Soroti Free Float 15% & Demutualisasi

October 23, 2026
Trimegah Sekuritas Borong Saham Grup Bakrie (ENRG), Ada Apa?

Trimegah Sekuritas Borong Saham Grup Bakrie (ENRG), Ada Apa?

October 23, 2026
Ini Alasan Dolar AS Begitu Perkasa Sampai Tembus Rp18.000

Ini Alasan Dolar AS Begitu Perkasa Sampai Tembus Rp18.000

October 23, 2026
Asing Kabur Rp 744,4 Miliar, Tapi 10 Saham Ini Diburu

Asing Kabur Rp 744,4 Miliar, Tapi 10 Saham Ini Diburu

October 23, 2026
Bayan (BYAN) Ungkap Transaksi Saham, BEI Sorot Harga Jual ke Haji Isam

Bayan (BYAN) Ungkap Transaksi Saham, BEI Sorot Harga Jual ke Haji Isam

October 23, 2026
Investor Asing Keluar RI Jadi Penyebab Rupiah ke Rp18.000/US$

Investor Asing Keluar RI Jadi Penyebab Rupiah ke Rp18.000/US$

October 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 23, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Investor Cemas Soal AI, Pasar Asia Tertekan Pagi Ini

8 months ago
in News
Investor Cemas Soal AI, Pasar Asia Tertekan Pagi Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Pasar saham Asia bergerak bervariasi mengikuti bursa Amerika Serikat (AD), Wall Street yang mendapatkan sentimen dari kekhawatiran teknologi kecerdasan buatan (AI). Pasar Asia-Pasifik sebagian besar menurun pada pembukaan perdagangan akhir pekan ini, Jumat (13/2/2026).

Investor di Asia mengawasi efek spillover, meskipun Taiwan, pasar yang paling menonjol di bidang AI, ditutup untuk liburan Tahun Baru Imlek.

Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 1,02% di awal perdagangan. Sementara Nikkei 225 Jepang turun 0,58%, setelah sempat menyentuh level 58.000 pada hari Kamis.

Indeks Topix turun 0,58%, sedangkan Kospi Korea Selatan naik 0,35%, sementara Kosdaq yang berkapitalisasi kecil turun 1,36%.

Selain itu, Indeks berjangka Hang Seng Hong Kong berada di 26.703, lebih rendah daripada penutupan terakhir indeks ini di 27.032,54.

Mengutip CNBC Internasional, bursa saham Wall Street berada di zona merah setelah kekhawatiran tentang gangguan kecerdasan buatan di AS membuat S&P 500 mengalami penurunan hari ketiga berturut-turut.

Beberapa kantong pasar saham AS telah terpukul tahun ini oleh peluncuran alat AI yang dapat mereplikasi bisnis mereka, atau setidaknya menggerogoti margin keuntungan mereka.

Bahkan, saham beberapa perusahaan angkutan truk dan logistik turun karena kekhawatiran bahwa alat AI baru dapat memangkas inefisiensi pengangkutan, yang menyebabkan berkurangnya permintaan untuk layanan industri ini.

Saham-saham real estat dan keuangan juga menjadi korban, dengan pialang real estat komersial memperpanjang kerugian selama dua hari berturut-turut.

Semalam di Wall Street, Dow Jones Industrial Average merosot 1,34%, dipimpin oleh Cisco Systems, yang merosot 12% setelah perusahaan tersebut mengeluarkan panduan yang mengecewakan untuk kuartal tahun ini.

S&P 500 turun 1,57%, sementara Nasdaq Composite kehilangan 2,03%.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kredit Ngebut, DPK Tertinggal! BI Turunkan Setoran Wajib Bank

Kredit Ngebut, DPK Tertinggal! BI Turunkan Setoran Wajib Bank

October 23, 2026
Disorot Singapura Soal Kabut Asap, Ini Hubungan Bisnis TBLA dengan PML

Disorot Singapura Soal Kabut Asap, Ini Hubungan Bisnis TBLA dengan PML

October 23, 2026
IHSG Menguat Tapi Asing Terus Keluar, Efek Danantara?

IHSG Menguat Tapi Asing Terus Keluar, Efek Danantara?

October 23, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .