• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Perantau China Ini Jualan Kopi, Menjelma Jadi Orang Terkaya RI

Perantau China Ini Jualan Kopi, Menjelma Jadi Orang Terkaya RI

July 5, 2025
Mencekam! Festival Musik Berujung Maut, 6 Orang Tertembak

Mencekam! Festival Musik Berujung Maut, 6 Orang Tertembak

July 12, 2026
China Porak Poranda Dihantam Badai Topan, 2 Juta Warga Dievakuasi

China Porak Poranda Dihantam Badai Topan, 2 Juta Warga Dievakuasi

July 12, 2026
Negara Kaya Raya Ini Bangkrut Gegara Pemerintahnya Hobi Foya-Foya

Negara Kaya Raya Ini Bangkrut Gegara Pemerintahnya Hobi Foya-Foya

July 12, 2026
Shah Rukh Khan Masuk Geng Miliarder Dunia, Ini Sumber Kekayaanya

Shah Rukh Khan Masuk Geng Miliarder Dunia, Ini Sumber Kekayaanya

July 12, 2026
Senator Republikan AS Lindsey Graham Meninggal di Usia 71

Senator Republikan AS Lindsey Graham Meninggal di Usia 71

July 12, 2026
Ada Sosok Kakek Prabowo di Balik Berdirinya Bank Pertama di RI

Ada Sosok Kakek Prabowo di Balik Berdirinya Bank Pertama di RI

July 12, 2026
Bedah Peluang Cuan Reksadana Pasar Uang Hadapi Gejolak Global

Bedah Peluang Cuan Reksadana Pasar Uang Hadapi Gejolak Global

July 12, 2026
Kopdes Merah Putih Bisa Ciptakan Perputaran Uang Rp223 T

Kopdes Merah Putih Bisa Ciptakan Perputaran Uang Rp223 T

July 12, 2026
Prabowo Tegaskan Bunga Kredit Super Mikro ‘Mekaar’ dari 22% Jadi 8%

Prabowo Tegaskan Bunga Kredit Super Mikro ‘Mekaar’ dari 22% Jadi 8%

July 12, 2026
Jurus RS Swasta Gaet Pasien Yang Berobat ke Luar Negeri

Jurus RS Swasta Gaet Pasien Yang Berobat ke Luar Negeri

July 12, 2026
Prabowo Kesal Banyak Pengusaha Tidak Bayar Utang, Nilainya Triliunan

Prabowo Kesal Banyak Pengusaha Tidak Bayar Utang, Nilainya Triliunan

July 12, 2026
IKEA Mulai Tutup Beberapa Toko, Ada Apa?

IKEA Mulai Tutup Beberapa Toko, Ada Apa?

July 12, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, July 12, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Perantau China Ini Jualan Kopi, Menjelma Jadi Orang Terkaya RI

1 year ago
in News
Perantau China Ini Jualan Kopi, Menjelma Jadi Orang Terkaya RI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Perjalanan panjang kesuksesan kopi legendaris Kapal Api memang tidak mai-main. Tak heran kopi Kapal Api kini menjadi satu di antara sedikit merek minuman kopi komersial asal Indonesia yang sudah mendunia.

Bisnis ini dimulai dari Go Soe Loet yang merupakan perantau asal Fujian, China. Dia tiba di Surabaya dan memulai usaha kopi rumah pada 1920-an.

Dalam usaha ini, dia selektif dalam memilih biji kopi. Dia memastikan sendiri biji kopi yang bakal dipakainya adalah kualitas terbaik. Jika sudah, biji kopi itu digoreng dan ditumbuknya hingga menjadi bubuk. Setelah itu siap dijual ke pasar.

Muhammad Ma’ruf dalam 50 Great Business Ideas From Indonesia (2010:31) menyebut dia harus berjuang keras di pasaran karena kopinya punya banyak saingan di pasar Jawa Timur.

Untuk membedakannya, Goe Soe Loet mengemas kopinya dengan kertas berwarna coklat dan diberi merek HAP Hootjan yang berarti kapal api. Penamaan ini didasarkan oleh pengalaman membekas Goe Soe Loet yang menggunakan kapal api bertenaga uap ke Jawa.

Meski tertatih-tatih, bisnis kopinya cukup moncer. Laris dan bisa melewati berbagai ketidakstabilan ekonomi. Go Soe Loet kemudian menikah dan mempunyai anak bernama Go Tek Whie.

Dia mendidik anaknya secara serius. Sejak belia anaknya sudah diikutsertakan dalam berbisnis kopi. Alhasil, di masa depan anaknya itulah yang membawa HAP Hootjan menjadi besar.

Pada 1970-an, Go Tek Whie, yang dikenal sebagai Soedomo Mergonoto, mengubah nama merek dagang HAP Hootjan menjadi Kapal Api. Selain itu dia juga sangat visioner.

Pernah suatu masa bisnis kopinya menurun. Setelah diusut diketahui kalau mesin kopinya sudah jelek. Mesinnya buatan tahun 1800-an. Artinya sudah 100 tahun lebih.

Masih mengutip 50 Great Business Ideas From Indonesia (2010), pada 1978 Soedomo lantas pergi ke Jerman untuk menghadiri pameran mesin pengolah kopi.

Di sana Soedomo terkejut karena harga mesin kopi sangat mahal, sekitar Rp 123 juta. Alhasil, dia hanya bisa mengamati dan membuat mesin buatan sendiri dengan budget Rp 870 ribu.

Mesin buatannya memang berhasil mengolah kopi 180 kg/jam. Sayangnya, hasil kopinya justru makin buruk. Bisnis Kapal Api menurun. Akhirnya Soedono menyerah dan terpaksa membeli mesin Jerman seharga Rp 123 juta itu dengan meminjam ke Bank Pembangunan Indonesia. Semakin mahal harganya, semakin tinggi pula kualitasnya. Dan ini terbukti di Kapal Api.

Mesin pengolahan kopi itu sukses menaikkan kualitas Kapal Api. Konsumen naik dan Soedomo makin giat memasarkannya. Saat tumbuh besar inilah Soedomo mendirikan PT Santos Jaya Abadi di Sidoarjo.

Kelak ini jadi pusat kerajaan bisnisnya. Untuk memperluas jangkauan konsumen, Soedomo berani memasang iklan di TVRI yang dikenal sangat mahal. Kapal Api harus merogoh kocek dalam untuk hal ini.

Namun, upaya ini membuahkan hasil. Kopi Kapal Api jadi raja kopi di Indonesia. Perusahaan berhasil menjual Kapal Api ke beberapa kota di luar Jawa seperti Palembang, Makassar, Medan dan Pontianak. Bahkan, pada 1985, kopi Kapal Api diekspor ke Timur Tengah, Taiwan, Hongkong, dan Malaysia. Soedomo makin kaya raya.

Setelahnya sukses dengan kopi bubuk hitam kapal Api, Soedomo memproduksi kopi susu bermerek kopi ABC. Kopi ini jadi alternatif masyarakat Indonesia yang ingin mencampurkan susu ke dalam larutan kopi secara instant. Dalam sekejap, laris manis.

Pada tahun 1992, Soedomo merambah ke bisnis kedai kopi di tahun 1992 bernama Excelso, segmennya untuk masyarakat menengah atas. Dua gerai pertama berada di Plaza Indonesia (Jakarta) dan Plaza Tunjungan II (Surabaya). Tak hanya itu, Kapal Api juga memproduksi Good Day, Ceremix, dan Permen Relaxa. Keberhasilan ini membuat Soedomo menjadi Crazy Rich Surabaya.

 

(lih/luc)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mencekam! Festival Musik Berujung Maut, 6 Orang Tertembak

Mencekam! Festival Musik Berujung Maut, 6 Orang Tertembak

July 12, 2026
China Porak Poranda Dihantam Badai Topan, 2 Juta Warga Dievakuasi

China Porak Poranda Dihantam Badai Topan, 2 Juta Warga Dievakuasi

July 12, 2026
Negara Kaya Raya Ini Bangkrut Gegara Pemerintahnya Hobi Foya-Foya

Negara Kaya Raya Ini Bangkrut Gegara Pemerintahnya Hobi Foya-Foya

July 12, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .