Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pemerintah akan kembali menggelontorkan stimulus ekonomi untuk periode kuartal II-2026.
Menurutnya, program stimulus tambahan dibutuhkan bagi perekonomian domestik, mempertimbangkan masih besarnya tekanan ekonomi global. Walaupun, realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 masih mampu tumbuh cepat ke level 5,61% yoy, tertinggi sejak kuartal III-2022.
“Kita melihat semua variabel ekonomi yang ada dan kelihatannya pemerintah masih akan kasih stimulus tambahan perekonomian di kuartal II ini,” kata Purbaya saat memimpin konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Purbaya belum mendetailkan rancangan stimulus yang telah disiapkan. Namun, ia menekankan stimulus itu akan mendukung berbagai program percepatan program strategis pemerintah, memperkuat investasi masuk ke dalam negeri, dan mendorong penciptaan lapangan pekerjaan.
Ia percaya diri, dengan berbagai upaya pemerintah dalam mendorong aktivitas ekonomi domestik, di tengah besarnya ketidakpastian ekonomi global, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun ini bisa bergerak ke level 6% yoy.
“Kita akan dorong terus ke atas, mudah-mudahan bisa mendekati 6% sampai akhir tahun,” kata Purbaya.
(arj/arj)
Add
as a preferred
source on Google
















