• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rumor Haji Isam Caplok BCA, OJK Ungkap Risiko Ini

Rumor Haji Isam Caplok BCA, OJK Ungkap Risiko Ini

October 16, 2026
Rupiah Tembus Rp18.000, Inikah Efek Hukuman MSCI?

Rupiah Tembus Rp18.000, Inikah Efek Hukuman MSCI?

October 16, 2026
Beli Rp11.200, Lepas di Rp2.588

Beli Rp11.200, Lepas di Rp2.588

October 16, 2026
MSCI Mau Turunkan Pasar Saham RI ke Standalone Market, Ini Dampaknya

MSCI Mau Turunkan Pasar Saham RI ke Standalone Market, Ini Dampaknya

October 16, 2026
MSCI Berpotensi Turunkan Status RI Jadi Standalone Market

MSCI Berpotensi Turunkan Status RI Jadi Standalone Market

October 16, 2026
BI Sebut Penguatan Dolar AS Tekan Pasar Keuangan RI & Rupiah

BI Sebut Penguatan Dolar AS Tekan Pasar Keuangan RI & Rupiah

October 16, 2026
Ada yang Naik 300%, BEI Gembok 3 Saham Ini

Ada yang Naik 300%, BEI Gembok 3 Saham Ini

October 16, 2026
OJK Respons MSCI & Peluang RI Turun ke Standalone Market

OJK Respons MSCI & Peluang RI Turun ke Standalone Market

October 16, 2026
Lapor Pak Prabowo, IHSG Anjlok 11% & Terjun ke Level 5.200-an

Lapor Pak Prabowo, IHSG Anjlok 11% & Terjun ke Level 5.200-an

October 16, 2026
IHSG Terjun Bebas, Rupiah Melemah ke Rp 18.055 Per Dolar AS

IHSG Terjun Bebas, Rupiah Melemah ke Rp 18.055 Per Dolar AS

October 16, 2026
Kripto Bukan Uang, Kemenkeu Tegaskan Tetap Jadi Objek Pajak

Kripto Bukan Uang, Kemenkeu Tegaskan Tetap Jadi Objek Pajak

October 16, 2026
Tekanan Dolar Dahsyat, BI Terjun ke Pasar Selamatkan Rupiah

Tekanan Dolar Dahsyat, BI Terjun ke Pasar Selamatkan Rupiah

October 16, 2026
Maybank (BNII) Diduga PHK Sepihak, Bos OJK Buka Suara

Maybank (BNII) Diduga PHK Sepihak, Bos OJK Buka Suara

October 16, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 16, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rumor Haji Isam Caplok BCA, OJK Ungkap Risiko Ini

1 hour ago
in Lifestyle
Rumor Haji Isam Caplok BCA, OJK Ungkap Risiko Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan terus mencermati dampak terhadap perbankan bila ada perubahan pemegang saham pengendali bank. Hal ini merespons isu rencana akuisisi bank swasta terbesar RI, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) oleh “Crazy Rich” Kalimantan, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, yang sebelumnya juga telah dibantah oleh BCA.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, pihaknya akan menilai setiap transaksi yang dapat mengubah pemegang saham pengendali bank sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Dalam hal terdapat transaksi yang berpotensi mengakibatkan perubahan pemegang saham pengendali bank, OJK akan melakukan penilaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Dian dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/10/2026).

Ia menguraikan perubahan kepemilikan bank besar tidak hanya berkaitan dengan transaksi saham. OJK juga akan mencermati dampaknya terhadap risiko bank, konsentrasi penyaluran kredit, transaksi dengan pihak terkait, dan penerapan tata kelola.

Selain itu, OJK juga memperhatikan hubungan bank dengan kelompok usaha yang berada di bawah kendali pemegang saham. Ini dilakukan guna mengantisipasi penumpukan risiko yang dapat memengaruhi kondisi bank.

Apabila terjadi perubahan pengendalian yang signifikan, OJK akan menilai dampaknya terhadap persaingan industri, strategi bisnis, penyaluran kredit, likuiditas, permodalan, dan tata kelola bank.

Menurut Dian, stabilitas industri perbankan nasional saat ini ditopang oleh permodalan dan likuiditas yang memadai serta penerapan prinsip kehati-hatian.

“Secara umum, OJK menilai stabilitas industri perbankan nasional tetap ditopang oleh kondisi permodalan dan likuiditas yang memadai serta penerapan prinsip kehati-hatian,” ujarnya.

Dian melanjutkan, OJK akan terus memantau perubahan kepemilikan, konsolidasi, dan aksi korporasi di sektor perbankan untuk memastikan kegiatan tersebut berlangsung secara sehat dan tidak mengganggu stabilitas sistem keuangan.

Sebelumnya, BCA telah menegaskan isu rencana akuisisi saham bank itu tidak benar. Belakangan ini, media sosial ramai dengan kabar bahwa Haji Isam berencana mengakuisisi saham BBCA.

“Menanggapi isu yang beredar di media sosial terkait adanya rencana aksi korporasi tertentu terhadap BCA, dapat kami sampaikan bahwa INFORMASI TERSEBUT TIDAK BENAR,” ujar EVP Corporate Communication & Social Responsibility, Hera F. Haryn dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).

Ia kemudian mengimbau masyarakat untuk mengakses informasi kredibel baik dari situs resmi perusahaan atau media yang kredibel.

“Kami mengimbau nasabah dan masyarakat untuk mengakses informasi dari sumber-sumber yang resmi, baik dari situs resmi perusahaan maupun outlet media yang kredibel,” ujar Hera.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rupiah Tembus Rp18.000, Inikah Efek Hukuman MSCI?

Rupiah Tembus Rp18.000, Inikah Efek Hukuman MSCI?

October 16, 2026
Beli Rp11.200, Lepas di Rp2.588

Beli Rp11.200, Lepas di Rp2.588

October 16, 2026
MSCI Mau Turunkan Pasar Saham RI ke Standalone Market, Ini Dampaknya

MSCI Mau Turunkan Pasar Saham RI ke Standalone Market, Ini Dampaknya

October 16, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .