• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
RUPSLB BEI Ditunda, Bos OJK Buka Suara

RUPSLB BEI Ditunda, Bos OJK Buka Suara

September 2, 2026
Lampaui Ekspektasi Analis, Kredit BRI Tumbuh di Atas Target

Lampaui Ekspektasi Analis, Kredit BRI Tumbuh di Atas Target

September 2, 2026
IHSG Hari Ini Ditutup lesu, Turun 0,14% ke Level 6.590,9

IHSG Hari Ini Ditutup lesu, Turun 0,14% ke Level 6.590,9

September 2, 2026
Top! Purbaya hingga Amran Datangi Pelantikan Destry Jadi Gubernur BI

Top! Purbaya hingga Amran Datangi Pelantikan Destry Jadi Gubernur BI

September 2, 2026
Resmi Jadi Gubernur BI! Destry Ucap Sumpah Jabatan di MA

Resmi Jadi Gubernur BI! Destry Ucap Sumpah Jabatan di MA

September 2, 2026
Robert Kiyosaki Ngaku Punya Utang Rp19 Triliun, Buat Apa?

Robert Kiyosaki Ngaku Punya Utang Rp19 Triliun, Buat Apa?

September 2, 2026
Kredit BBRI Ngebut Naik 16,2%, Analis Sebut Target Bisa Dikerek Naik

Kredit BBRI Ngebut Naik 16,2%, Analis Sebut Target Bisa Dikerek Naik

September 2, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,23%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$

Rupiah Ditutup Melemah 0,23%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$

September 2, 2026
Emiten Grup Bakrie Bidik Pendanaan Rp2 Triliun Dari Danantara

Emiten Grup Bakrie Bidik Pendanaan Rp2 Triliun Dari Danantara

September 2, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$

Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$

September 2, 2026
Kabar Baik dari Kredit Mikro BBRI, Analis Beberkan Buktinya

Kabar Baik dari Kredit Mikro BBRI, Analis Beberkan Buktinya

September 2, 2026
Kinerja BRI Moncer, Pegadaian Sumbang Lebih Dari 20% Laba Bersih

Kinerja BRI Moncer, Pegadaian Sumbang Lebih Dari 20% Laba Bersih

September 2, 2026
Bank di Cianjur Tutup, Total Sudah Ada 13 Bank Ditutup di 2026

Bank di Cianjur Tutup, Total Sudah Ada 13 Bank Ditutup di 2026

September 2, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 2, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

RUPSLB BEI Ditunda, Bos OJK Buka Suara

46 minutes ago
in News
RUPSLB BEI Ditunda, Bos OJK Buka Suara
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara terkait penundaan rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bursa Efek Indonesia (BEI).

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, pihaknya baru akan melakukan pembahasan terkait kendala tersebut pada tanggal 4 September 2026.

“Hari Jumat kita baru mau akan ada pembahasan,” ujarnya saat ditemui di gedung DPR RI Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan batas waktu pengunduran RUPSLB BEI belum ditentukan. Hal itu menunggu penerbitan Peraturan OJK (POJK).

Diundur sampai dengan POJK (demutualisasi) terbit, kami akan mempelajarinya setelah POJK-nya terbit,” kata Jeffrey ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Selasa, (1/9/2026).

Terpisah, dalam pengumuman resmi, Direksi BEI menyampaikan ralat atas Pengumuman Perseroan yang telah disampaikan pada 14 Agustus 2026 perihal rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bursa Efek Indonesia yang dijadwalkan pada Selasa, 15 September 2026.

Penyelenggaraan RUPSLB tersebut akan ditunda sampai dengan pemberitahuan yang akan disampaikan lebih lanjut kepada Pemegang Saham melalui surat tercatat dan situs web Perseroan pada waktu yang akan disampaikan lebih lanjut, dengan memperhatikan ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebelumnya, demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) akan segera rampung. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) juga akan berpartisipasi dalam berinvestasi bursa efek Tanah Air.

Chief Investment Officer BPI Danantara Pandu Sjahrir mengatakan saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Nantinya, keterlibatan Danantara akan dilakukan melalui Danantara Investment Manajement (DIM).

“Ini lagi berkomunikasi, memberi arahan untuk DIM untuk melaksanakan investasi untuk demutualisasi,” ujarnya saat ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/8/2026).

Demutualisasi BEI ditargetkan rampung sebentar lagi atau pada September 2026 mendatang.

Sebagai informasi, demutualisasi BEI menjadi bagian dari mandat Undang-Undang (UU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Dalam aturan tersebut, terdapat tiga lembaga negara yang dimungkinkan menjadi pemegang saham BEI, yakni Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), dan BPI Danantara.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Lampaui Ekspektasi Analis, Kredit BRI Tumbuh di Atas Target

Lampaui Ekspektasi Analis, Kredit BRI Tumbuh di Atas Target

September 2, 2026
IHSG Hari Ini Ditutup lesu, Turun 0,14% ke Level 6.590,9

IHSG Hari Ini Ditutup lesu, Turun 0,14% ke Level 6.590,9

September 2, 2026
RUPSLB BEI Ditunda, Bos OJK Buka Suara

RUPSLB BEI Ditunda, Bos OJK Buka Suara

September 2, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .