• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Waspada Modus Penipuan Baru! Ngaku-Ngaku Jadi Petugas Dukcapil

Waspada Modus Penipuan Baru! Ngaku-Ngaku Jadi Petugas Dukcapil

September 1, 2026
Kabar Baik! BPJS dan Asuransi Swasta Resmi Terhubung, Ini Skemanya

Kabar Baik! BPJS dan Asuransi Swasta Resmi Terhubung, Ini Skemanya

September 3, 2026
Jelang Merger, Laba Summit Oto Finance Meledak 207% Jadi Rp300 M

Jelang Merger, Laba Summit Oto Finance Meledak 207% Jadi Rp300 M

September 3, 2026
Setoran Laba Danantara ke APBN Belum Final Rp120 T, Ini Alasannya!

Setoran Laba Danantara ke APBN Belum Final Rp120 T, Ini Alasannya!

September 3, 2026
Bank Mandiri Revisi Naik Proyeksi Ekonomi 2026, RI Bisa Tumbuh 5,34%

Bank Mandiri Revisi Naik Proyeksi Ekonomi 2026, RI Bisa Tumbuh 5,34%

September 3, 2026
Heboh Utang Rp50 M Disomasi, Bank JTrust Buka Suara

Heboh Utang Rp50 M Disomasi, Bank JTrust Buka Suara

September 3, 2026
Orang RI Habiskan Rp640 T Buat Kesehatan, Asuransi Cover 5%

Orang RI Habiskan Rp640 T Buat Kesehatan, Asuransi Cover 5%

September 3, 2026
Ada Bursa Mineral, OJK Usul Anggaran Tambahan Rp 340,2 Miliar

Ada Bursa Mineral, OJK Usul Anggaran Tambahan Rp 340,2 Miliar

September 3, 2026
LPS Pastikan Dana Nasabah 13 BPR Tutup Cair Maksimal 5 Hari

LPS Pastikan Dana Nasabah 13 BPR Tutup Cair Maksimal 5 Hari

September 3, 2026
Likuiditas Perbankan Masih Ketat, Pertumbuhan Kredit Belum Merata

Likuiditas Perbankan Masih Ketat, Pertumbuhan Kredit Belum Merata

September 3, 2026
Asing Net Buy Rp1 Triliun, Kompak Borong Saham BMRI-BBNI

Asing Net Buy Rp1 Triliun, Kompak Borong Saham BMRI-BBNI

September 3, 2026
Terbongkar! Bos Startup Ini Akali Harga Saham Demi Cuan Besar

Terbongkar! Bos Startup Ini Akali Harga Saham Demi Cuan Besar

September 3, 2026
Transformasi Berjalan Mulus, Bisnis Kimia Farma (KAEF) Makin Membaik

Transformasi Berjalan Mulus, Bisnis Kimia Farma (KAEF) Makin Membaik

September 3, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, September 3, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Waspada Modus Penipuan Baru! Ngaku-Ngaku Jadi Petugas Dukcapil

2 days ago
in Market
Waspada Modus Penipuan Baru! Ngaku-Ngaku Jadi Petugas Dukcapil
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan keuangan yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Mengutip Intagram resminya, Selasa (1/9/2026) Satgas PASTI menjelaskan pelaku biasanya memanfaatkan data kependudukan seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK), maupun Kartu Tanda Penduduk (KTP) guna meyakinkan calon korban.

Tidak jarang, pelaku juga mengirimkan tautan atau mengarahkan korban ke situs palsu untuk memperoleh informasi pribadi yang dapat disalahgunakan.

Dalam salah satu modus yang ditemukan, oknum menghubungi masyarakat melalui saluran komunikasi pribadi dan mengaku sebagai petugas Dukcapil. Pelaku kemudian meminta data penting seperti NIK, KTP, KK, maupun informasi pribadi lainnya dengan berbagai alasan.

Modus lain dilakukan dengan mengirimkan tautan atau barcode palsu kepada calon korban. Masyarakat kemudian diminta mengklik tautan tersebut atau memindai barcode untuk mengisi data pribadi yang selanjutnya dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.

Selain itu, pelaku juga menggunakan situs palsu yang menyerupai laman resmi Dukcapil. Korban dijebak untuk memasukkan data pribadi pada situs tersebut sehingga informasi penting dapat dicuri dan digunakan untuk tindak penipuan lebih lanjut.

Satgas Pasti mengingatkan bahwa informasi yang disampaikan seseorang yang mengaku sebagai petugas belum tentu benar. Masyarakat diminta selalu melakukan pengecekan melalui kanal resmi sebelum mengikuti instruksi apa pun yang diterima.

Untuk menghindari menjadi korban, masyarakat diimbau tidak memberikan NIK, nomor KK, foto KTP, kode OTP, PIN, password, maupun data pribadi lainnya kepada pihak yang tidak dikenal. Masyarakat juga diminta tidak sembarang mengklik tautan atau memindai QR code yang dikirim melalui saluran komunikasi pribadi.

Selain itu, masyarakat diminta tidak panik ketika menerima informasi terkait permasalahan data kependudukan. Kebenaran informasi tersebut perlu dipastikan terlebih dahulu melalui kanal resmi yang tersedia.

Satgas Pasti juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan transfer dana atau mengikuti instruksi pembayaran yang mencurigakan. Masyarakat diminta mengenali berbagai modus penipuan, tidak mudah percaya, dan selalu waspada terhadap upaya penyalahgunaan data pribadi.

Apabila menjadi korban penipuan transaksi keuangan, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC). Laporan dapat disampaikan melalui laman resmi IASC untuk membantu penanganan dan pencegahan penipuan lebih lanjut.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kabar Baik! BPJS dan Asuransi Swasta Resmi Terhubung, Ini Skemanya

Kabar Baik! BPJS dan Asuransi Swasta Resmi Terhubung, Ini Skemanya

September 3, 2026
Jelang Merger, Laba Summit Oto Finance Meledak 207% Jadi Rp300 M

Jelang Merger, Laba Summit Oto Finance Meledak 207% Jadi Rp300 M

September 3, 2026
Setoran Laba Danantara ke APBN Belum Final Rp120 T, Ini Alasannya!

Setoran Laba Danantara ke APBN Belum Final Rp120 T, Ini Alasannya!

September 3, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .