• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Turun Lagi, Kini Sudah di US,86

Harga Minyak Turun Lagi, Kini Sudah di US$87,86

July 28, 2026
Bos LPS Ungkap Hasil Rapat dengan Prabowo Usai Perry Warjiyo Mundur

Bos LPS Ungkap Hasil Rapat dengan Prabowo Usai Perry Warjiyo Mundur

July 28, 2026
Bursa Asia Ambrol! Kospi Korea Terjun 10%, Ini Biang Keroknya

Bursa Asia Ambrol! Kospi Korea Terjun 10%, Ini Biang Keroknya

July 28, 2026
Bursa Asia Berguguran! Kospi Terjun 10%, Ini Biang Keroknya

Bursa Asia Berguguran! Kospi Terjun 10%, Ini Biang Keroknya

July 28, 2026
Mengapa RI Arahkan Kiblat ke Dubai Bangun Pusat Finansial Global?

Mengapa RI Arahkan Kiblat ke Dubai Bangun Pusat Finansial Global?

July 28, 2026
Video: IHSG Labil Jelang FOMC The Fed

Video: IHSG Labil Jelang FOMC The Fed

July 28, 2026
Siap-Siap, BNI (BBNI) Mau Buyback Saham Rp627 Miliar

Siap-Siap, BNI (BBNI) Mau Buyback Saham Rp627 Miliar

July 28, 2026
DPR Sebut Bebas Pajak 50 Tahun Jadi Daya Tarik Investasi PFII

DPR Sebut Bebas Pajak 50 Tahun Jadi Daya Tarik Investasi PFII

July 28, 2026
Tambah Dorongan Pertumbuhan Ekonomi 0,5%

Tambah Dorongan Pertumbuhan Ekonomi 0,5%

July 28, 2026
Ini Harapan Para Bankir Kepada Sosok Gubernur BI Baru

Ini Harapan Para Bankir Kepada Sosok Gubernur BI Baru

July 28, 2026
Terungkap Faktor Krusial di Balik Penyusunan UU PFII Selesai 3 Bulan

Terungkap Faktor Krusial di Balik Penyusunan UU PFII Selesai 3 Bulan

July 28, 2026
Terungkap Faktor Krusial Dibalik Penyusunan UU PFII Selesai 3 Bulan

Terungkap Faktor Krusial Dibalik Penyusunan UU PFII Selesai 3 Bulan

July 28, 2026
Ramalan Kinerja Rupiah di Tangan Pjs Gubernur BI Destry Damayanti

Ramalan Kinerja Rupiah di Tangan Pjs Gubernur BI Destry Damayanti

July 28, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 28, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Harga Minyak Turun Lagi, Kini Sudah di US$87,86

1 hour ago
in ENTREPRENEUR
Harga Minyak Turun Lagi, Kini Sudah di US,86
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali melemah pada perdagangan Selasa (28/7/2026) setelah pelaku pasar merespons peluang meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Berdasarkan data Refinitiv pada pukul 09.05 WIB, harga Brent berada di US$87,86 per barel, turun 0,57% dibandingkan penutupan sebelumnya di US$88,36 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) turun 0,77% ke US$81,97 per barel dari US$82,61 per barel.

Pelemahan tersebut memperpanjang koreksi harga minyak setelah Brent sempat ditutup di level US$96,78 per barel pada 24 Juli. Dalam dua hari perdagangan terakhir, Brent telah kehilangan hampir 9%, sementara WTI turun lebih dari 8%.



Tekanan terhadap harga datang setelah pasar menilai peluang penyelesaian diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran semakin terbuka. Presiden AS Donald Trump pada Senin mengatakan Washington sedang menjalankan pembicaraan yang “berjalan baik” dengan Teheran. Ia tetap mengingatkan bahwa serangan militer dapat kembali dilakukan apabila negosiasi gagal, sedangkan Iran juga menyampaikan peringatan serupa mengenai kemungkinan aksi balasan.

Harapan terhadap jalur diplomasi meredakan kekhawatiran gangguan pasokan minyak dari Timur Tengah yang sempat menjadi pendorong utama reli harga dalam beberapa pekan terakhir.

Meski demikian, risiko di kawasan tersebut belum sepenuhnya hilang. Kelompok Houthi di Yaman masih dipandang berpotensi mengganggu pelayaran di Bab el-Mandeb, jalur strategis yang terhubung dengan Laut Merah. Ancaman tersebut muncul ketika arus pelayaran di Selat Hormuz masih jauh dari kondisi normal.

Barclays melaporkan ekspor bersih minyak mentah dan produk olahan melalui Selat Hormuz rata-rata hanya 2,9 juta barel per hari pada pekan yang berakhir 24 Juli. Angka itu merosot hampir separuh dibandingkan 5,9 juta barel per hari pada pekan sebelumnya. Penurunan aktivitas pengiriman tersebut memperlihatkan perusahaan pelayaran dan eksportir masih berhati-hati meski tensi konflik mulai mereda.

Di sisi lain, kenaikan harga minyak juga tertahan oleh melemahnya permintaan, terutama dari Asia. Sejumlah analis menilai konsumsi energi di kawasan tersebut belum pulih cukup kuat sehingga ruang penguatan harga menjadi terbatas meskipun risiko pasokan masih tinggi.

Pelaku pasar kini menunggu data persediaan minyak mentah Amerika Serikat. Survei pendahuluan Reuters memperkirakan stok minyak mentah AS turun pada pekan lalu, stok bensin ikut menyusut, sedangkan persediaan distilat diperkirakan meningkat. Data resmi dari Energy Information Administration (EIA) akan menjadi petunjuk baru mengenai keseimbangan pasar minyak global dalam jangka pendek.

CNBC Indonesia Research

(emb/emb)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos LPS Ungkap Hasil Rapat dengan Prabowo Usai Perry Warjiyo Mundur

Bos LPS Ungkap Hasil Rapat dengan Prabowo Usai Perry Warjiyo Mundur

July 28, 2026
Bursa Asia Ambrol! Kospi Korea Terjun 10%, Ini Biang Keroknya

Bursa Asia Ambrol! Kospi Korea Terjun 10%, Ini Biang Keroknya

July 28, 2026
Bursa Asia Berguguran! Kospi Terjun 10%, Ini Biang Keroknya

Bursa Asia Berguguran! Kospi Terjun 10%, Ini Biang Keroknya

July 28, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .