• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.865

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.865

June 12, 2026
Alexander Ramlie Borong 1,47 Juta Saham Amman Mineral (AMMN)

Alexander Ramlie Borong 1,47 Juta Saham Amman Mineral (AMMN)

July 22, 2026
Daya Beli Anjlok, Utilisasi Industri Elektronik Hanya 65%

Daya Beli Anjlok, Utilisasi Industri Elektronik Hanya 65%

July 22, 2026
Warga RI Makin Jarang Pakai Uang Tunai

Warga RI Makin Jarang Pakai Uang Tunai

July 22, 2026
Kredit Bank Tumbuh 12,67% pada Juni 2026 Meski Suku Bunga Mulai Naik

Kredit Bank Tumbuh 12,67% pada Juni 2026 Meski Suku Bunga Mulai Naik

July 22, 2026
Airlangga Sambut BI Tahan Suku Bunga: Bisa Dorong Kredit

Airlangga Sambut BI Tahan Suku Bunga: Bisa Dorong Kredit

July 22, 2026
Ketimbang BI Rate Naik, Perry Sebut Insentif Lebih Efektif Jaga Rupiah

Ketimbang BI Rate Naik, Perry Sebut Insentif Lebih Efektif Jaga Rupiah

July 22, 2026
Video: Kantongi Izin Nasional, Pusat Gadai Ekspansi ke Gadai HP

Video: Kantongi Izin Nasional, Pusat Gadai Ekspansi ke Gadai HP

July 22, 2026
QRIS Antarnegara Tembus Rp1,52 Triliun

QRIS Antarnegara Tembus Rp1,52 Triliun

July 22, 2026
BI Sudah Kucurkan Insentif Likuiditas Rp431,9 T, Bank BUMN Dapat 50,8%

BI Sudah Kucurkan Insentif Likuiditas Rp431,9 T, Bank BUMN Dapat 50,8%

July 22, 2026
Strategi OJK Perluas Akses Keuangan & Pembiayaan Industri PVML

Strategi OJK Perluas Akses Keuangan & Pembiayaan Industri PVML

July 22, 2026
Bank RI Tahan Hadapi Dampak Perang Timur Tengah

Bank RI Tahan Hadapi Dampak Perang Timur Tengah

July 22, 2026
Video: Kantoi Izin Nasional, Pusat Gadai Ekspansi ke Gadai HP

Video: Kantoi Izin Nasional, Pusat Gadai Ekspansi ke Gadai HP

July 22, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, July 22, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.865

1 month ago
in News
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.865
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil mengakhiri perdagangan akhir pekan di zona hijau. Mata uang Garuda menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (12/6/2026), di tengah berlangsungnya aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta.

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup terapresiasi 0,61% ke posisi Rp17.865/US$. Posisi ini membuat rupiah semakin menjauh dari level psikologis Rp18.000/US$ dan mulai mendekati area Rp17.800/US$.

Penguatan rupiah sudah terlihat sejak pembukaan perdagangan pagi tadi. Rupiah dibuka menguat 0,42% ke level Rp17.900/US$. Meski demikian, pergerakan rupiah tidak sepenuhnya mulus karena sempat melemah ke Rp17.965/US$ sebelum akhirnya kembali menguat hingga penutupan perdagangan.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) per pukul 15.00 WIB terpantau bergerak stabil di level 99,875. Pada perdagangan sebelumnya, DXY melemah 0,09%.


Penguatan rupiah terjadi seiring melemahnya dolar AS di pasar global. Koreksi greenback membuka ruang penguatan bagi sejumlah mata uang negara lain, termasuk rupiah.

Dolar AS sebelumnya melemah terhadap sejumlah mata uang utama setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan militer baru ke Iran pada menit-menit terakhir. Trump menyebut negosiasi dengan Teheran mulai mengarah pada kemungkinan tercapainya kesepakatan.

Secara umum, dolar AS cenderung menguat ketika ketidakpastian geopolitik meningkat karena investor memburu aset aman, termasuk obligasi pemerintah AS. Sebaliknya, dolar biasanya melemah ketika harapan damai meningkat dan aliran dana kembali masuk ke aset berisiko.

Di dalam negeri, penguatan rupiah juga terjadi di tengah berlangsungnya aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta. Meski demikian, tekanan dari faktor domestik tersebut belum mampu menahan penguatan rupiah pada perdagangan hari ini.

Ekonom senior Raden Pardede mengatakan kuat atau lemahnya rupiah dapat dilihat dari kondisi cadangan devisa dan neraca pembayaran atau balance of payment/BOP.

“Jadi, kalau kita lihat rupiah itu faktor apa yang menentukan naik atau turunnya, sebetulnya, bisa dilihat dari cadangan devisanya cukup atau tidak. Kemudian yang berikutnya adalah bagaimana kondisi balance of payment,” kata Raden dalam acara KONEKSI CNBC Indonesia, dikutip pada Jumat (12/6/2026).

Raden menjelaskan, jika neraca pembayaran masih menunjukkan kondisi positif, maka cadangan devisa nasional juga masih kuat. Dengan begitu, pemerintah dan otoritas moneter masih memiliki amunisi untuk menjaga stabilitas rupiah.

Dengan penguatan hari ini, rupiah menutup pekan dengan hasil positif. Pergerakan selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh arah dolar AS, perkembangan geopolitik global, serta keyakinan pasar terhadap daya tahan dalam negeri. 

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Alexander Ramlie Borong 1,47 Juta Saham Amman Mineral (AMMN)

Alexander Ramlie Borong 1,47 Juta Saham Amman Mineral (AMMN)

July 22, 2026
Daya Beli Anjlok, Utilisasi Industri Elektronik Hanya 65%

Daya Beli Anjlok, Utilisasi Industri Elektronik Hanya 65%

July 22, 2026
Warga RI Makin Jarang Pakai Uang Tunai

Warga RI Makin Jarang Pakai Uang Tunai

July 22, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .